Nasabah KPR yang Tak Kuasa Melawan Aturan Main CIMB Niaga

Posted on Updated on

Jakarta – Saya terkesima membaca iklan kredit pemilikan rumah (KPR) Bank CIMB Niaga di sebuah harian nasional tanggal 13 Agustus 2009 di halaman 3. Pada halaman tersebut tertera iklan Bank CIMB Niaga yang menawarkan bunga KPR sebesar 5.5% (fantastis kecil). Sementara di sisi lain saya dikenakan bunga KPR baru sebesar 15.15% (fantastis besar) per 28 Agustus 2009 (di mana bunga sebelumnya sebesar 11%). Ironisnya lagi BI rate per tanggal 5 Agustus mengalami penurunan dari 6.75% menjadi 6.50%.

Informasi yang saya peroleh dari Niaga Call Center 14041 (tanggal 6 Agustus oleh Sdr Harum) saya disarankan untuk mengajukan Surat Keberatan ke bagian After Sales Service (ASS). Saya dijanjikan akan dihubungi dalam 7 hari kerja.

Pada hari yang sama saya mengikuti saran Sdri Harum dengan mengirimkan Surat Keberatan ke ASS melalui faks 021-63853184 yang isinya mengajukan peninjauan kembali atas bunga KPR yang dibebankan kepada Saya. Cicilan yang semula sebesar Rp 2,045,875 mengalami kenaikan menjadi Rp 2,512,481. Hal ini sangat berat bagi saya.

Dari 7 hari kerja yang dijanjikan saya belum dihubungi oleh Bank CIMB Niaga. Hingga Saya berinisiatif menghubungi kembali Call Center 14041 dan diterima oleh Sdri Dinar. Informasi dari Sdri Dinar bunga KPR yang dibebankan menjadi 14.25% dengan cicilan Rp 2,406,147.

Akan tetapi Sdri Dinar tidak dapat menjawab pertanyaan saya atas dasar apa bunga KPR menjadi 14.25%. Sebab, dalam perjanjian disebutkan perubahan bunga KPR mengikuti suku bunga yang berlaku pada saat itu. Padahal suku bunga BI rate per 5 Agustus mengalami penurunan dari 6.75% menjadi 6.5%.

Sdri Dinar hanya dapat menyarankan agar saya membuat Surat Keberatan yang ke-2, dan menjanjikan akan dihubungi tanggal 18 Agustus. Akan tetapi setelah semua saran saya ikuti tak satu pun janji yang pernah ditepati hingga surat ini saya kirimkan.

Sebagai informasi, selain sebagai debitur Bank CIMB Niaga, saya juga customer kartu kredit yang aktif dan kooperatif serta memiliki tabungan pendidikan di Bank CIMB Niaga. Ternyata record customer yang positif tidak menjamin mendapatkan pelayanan prima dari Bank CIMB Niaga.

Harusnya saya berpikir seribu kali sebelum mengikatkan diri dengan Bank CIMB Niaga. Iklan yang ada di koran ibarat manis di awal pahit kemudian. Saya merasa terjerat oleh iklan Bank CIMB Niaga yang tak kuasa melawan aturan main mereka. Semoga pengalaman yang tidak menyenangkan ini dapat menjadi acuan bagi masyarakat yang sedang mencari pinjaman KPR. Terima kasih.

Pengirim,
Erwin Esra Edison S
HP 0811887154

http://suarapembaca.detik.com/read/2009/08/20/091525/1186113/283/nasabah-kpr-yang-tak-kuasa-melawan-aturan-main-cimb-niaga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s