Pengaduan konflik konsumen properti di YLKI naik 17%

Posted on

Oki Baren

Jakarta – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menerima pengaduan terkait konflik yang dialami oleh konsumen properti dengan tren kenaikan sebanyak 17 persen hingga akhir tahun lalu. Konflik vertikal yang melibatkan perusahaan pengembang properti ini menempati urutan ketiga teratas dari seluruh aduan yang masuk ke lembaga tersebut.

“Masalah ini terjadi karena minimnya kesadaran konsumen. YLKI menilai, problematika ini bisa terjadi karena belum adanya sistem penjualan properti yang fair. Ironisnya, belum ada regulasi yang secara efektif mampu melindungi konsumen,” kata Ketua Pengurus Harian YLKI, Sudaryatmo, di Jakarta, Sabtu (11/9).

Sesuai statistik aduan yang masuk ke YLKI, imbuh Sudaryatmo, total aduan kasus konsumen perumahan yang masuk pada 2009 kemarin mencapai 501 kasus atau naik sebesar 17 persen dibandingkan di 2008 yakni 428 kasus. “Korbannya justeru konsumen perumahan kelas menengah atas. Sedangkan konsumen tipe rumah sederhana sehat (RSh) hanya sedikit,” ujarnya.

Sudaryatmo menyayangkan, organisasi pengembang seperti DPP Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) belum melembagakan persoalan sengketa kasus di sektor tersebut. Hal ini sangat berbeda dengan asosiasi industri lainnya yang sudah secara kelembagaan mengatur tentang penyelesaian persoalan konflik di internal sektoral. “Mestinya DPP REI menyediakan semacam biro penyelesaian sengketa kasus properti,” paparnya.

Sebaliknya, kata Sudaryatmo, YLKI hanya bisa menjadi mediator bagi upaya penyelesaian kasus yang diadukan ke lembaga tersebut. Pasalnya, UU No. 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen tidak memberikan cukup amunisi bagi YLKI dalam menuntaskan setiap perkara terkait kasus konsumen. “Mengacu pada UU Perlindungan Konsumen, YLKI hanya bisa menerima aduan. Tapi payung hukum itu tidak secara tegas merinci kewenangan YLKI dalam menyelesaikan setiap pengaduan yang masuk,” tukasnya.

http://www.primaironline.com/berita/ekonomi/pengaduan-konflik-konsumen-properti-di-ylki-naik-17

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s